Porostimur.com, Gaza – Hamas menyatakan siap berpartisipasi dalam pemilihan legislatif Palestina yang dijadwalkan berlangsung November 2026. Namun, kelompok tersebut menolak segala bentuk persyaratan politik yang dinilai dapat membatasi kebebasan kandidat dalam mengikuti kontestasi.
Anggota Biro Politik Hamas Hussam Badran, mengatakan Hamas bersama sejumlah faksi Palestina menginginkan pemilu berlangsung dalam arena politik yang terbuka dan memungkinkan masyarakat memilih wakilnya secara bebas.
Pernyataan itu disampaikan Badran dalam wawancara dengan Al-Aqsa TV, menyusul keputusan Presiden Palestina Mahmoud Abbas menetapkan pemilihan legislatif pada 28 November 2026.
“Kami menentang pemaksaan syarat politik atau kewajiban bagi peserta untuk mengadopsi program politik tertentu,” kata Badran.
Menurutnya, Hamas justru ingin mengikuti pemilu melalui koalisi nasional seluas mungkin.
Badran menilai integritas pemilu tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan pemungutan suara, tetapi juga oleh terbukanya ruang politik bagi peserta tanpa prasyarat ideologis tertentu.
Ia menyebut Komisi Pemilihan Umum Pusat Palestina bersama lembaga peradilan saat ini tengah berupaya memastikan masyarakat Palestina dapat menggunakan hak politiknya untuk memilih perwakilan secara bebas.









