Hamas Nyatakan Siap Ikut Pemilu Palestina November 2026, Tolak Syarat Politik bagi Kandidat

oleh -45 Dilihat
Anggota Biro Politik Hamas Hussam Badran, mengatakan Hamas bersama sejumlah faksi Palestina menginginkan pemilu berlangsung dalam arena politik yang terbuka dan memungkinkan masyarakat memilih wakilnya secara bebas.

Hamas Sebut Pemilu sebagai Kesempatan Bersejarah

Badran menyebut pemilu mendatang sebagai sebuah “kesempatan bersejarah” untuk mengubah lanskap politik Palestina.

Ia berharap pemilu dapat menjadi jalan untuk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai dua dekade pengambilan keputusan sepihak terkait urusan nasional Palestina.

Badran juga mengkritik kepemimpinan Palestina saat ini yang menurutnya menentukan waktu dan mekanisme pemilu tanpa melalui konsensus nasional yang luas.

Ia membandingkan kondisi tersebut dengan pemilu 2006 dan rencana pemilu 2021 yang menurutnya dibangun melalui proses konsensus politik yang lebih terperinci.

“Pemilu ini sudah lama tertunda,” ujarnya.

Menurut Badran, penetapan jadwal November 2026 semestinya tetap disertai proses musyawarah yang melibatkan berbagai kekuatan politik Palestina.

Baca Juga  Owner Investasi Zahra Berkah Jadi Tersangka, Polres Ternate Telusuri Dana Rp3,9 Miliar

Bagi Hamas, keterlibatan seluruh faksi menjadi penting agar pemilu tidak sekadar menghasilkan perubahan komposisi politik, tetapi juga membuka jalan bagi penyatuan kembali sistem politik Palestina yang selama bertahun-tahun terpecah.

Pemilu Legislatif Dijadwalkan 28 November

Presiden Mahmoud Abbas sebelumnya mengumumkan pemilihan legislatif Palestina akan digelar pada 28 November 2026.

Agenda tersebut direncanakan dilanjutkan dengan pertemuan Dewan Nasional Palestina serta pemilihan presiden pada 2027.

No More Posts Available.

No more pages to load.