Program tersebut meliputi revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan, peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru, penguatan karakter melalui budaya sekolah yang sehat dan inklusif, peningkatan mutu pembelajaran berbasis literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang berkeadilan.
Selain itu, dalam 18 bulan terakhir, pemerintah disebut telah meletakkan fondasi penting bagi ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan peran sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Namun demikian, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada tiga hal utama, yakni pola pikir (mindset) yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.
Dorong Kolaborasi Semua Pihak
Mengakhiri amanatnya, Adolof mengajak seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha di Kepulauan Aru untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun pendidikan.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh anak bangsa.
“Dibutuhkan kerja bersama semua pihak agar pendidikan yang berkualitas dan merata benar-benar bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tandasnya.
(Maichel Koipuy)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









