Hari Ke-10 Invasi: Rusia Kehabisan Amunisi/Tank, Ukraina Sesumbar Kubur Semua Tentara Rusia

oleh -131 views
Truk Rusia diledakkan di sebuah jalan di Borodyanka dekat Kiev.* /Reuters/
Link Banner

Porostimur.com, Kiev – Hari ini, Sabtu 5 Maret 2022, invasi Rusia ke Ukraina sudah memasuki hari kesepuluh.

Siapa sangka hingga hari ke-10 Invasi Rusia, Ukraina berdiri kokoh.

Padahal Amerika menyebut Rusia sudah mengerahkan 92 persen dari kekuatan tempur yang sebelumnya di tempatkan di sepanjang perbatasan Ukraina.

Semula Rusia yakin bakal menggulung ibu kota Kyiv dan empat kota lain di Ukraina dalam tempo 48 jam setelah meluncurkan invasi atau agresi 24 Februari 2022.

Nyatanya, meski dikepung dan dihujani bom/rudal, hingga hari ke-10 Invasi Rusia, Kyiv, kota kedua terbesar Kharkiv, pelabuhan di Laut Hitam Mariupol masih dikontrol Ukraina.

Pasukan Rusia berada 25 km di utara Kyiv masih, sekitar 10 km dari pusat kota Chernihiv dan Kharkiv.

Baca Juga  Wacana Pergantian Sekda Berhembus, Kader PD: Anak Asli Aru Harus Jadi Perioritas

Kherson, kota yang sudah dikendalikan pasukan Rusia masih mengalami pertempuran hebat.

Sebelumnya, Daily Mirror melansir, Invasi Rusia diperkirakan menelan biaya 15 miliar poundsterling (Rp 288 triliun) setiap hari.

Mantan Menteri Pertahanan Estonia Riho Terras mengklaim Putin akan kehabisan uang dan senjata jika Invasi Rusia lebih dari 10 hari.

Kementerian Pertahanan Inggris 4 Maret 2022 mengungkap fakta terbaru, Rusia gagal melumpuhkan kekuatan pertahanan udara  Ukraina. 

Padahal Rusia sudah menembakan sekitar 500 rudal ke instalasi militer Ukraina.

Beberapa akun intelijen open source mengungkap dalam dua hari terakhir, pertahanan udara Ukraina menembak jatuh 6 jet tempur Rusia yang beroperasi di udara Ukraina.

Baca Juga  Polda Malut Tahap I Kasus Dugaan Korupsi Bendung dan Jaringan Irigasi Kaporo

Beberapa jet tempur Rusia yang ditembak jatuh termasuk jet tempur canggih Su-34 atau Su-35.

Aleksey Arestovich , penasihat Presiden Ukraina menegaskan keberhasilan militer negaranya menghentikan laju serangan Rusia bukan lah kebetulan atau keberuntungan.

Baca Juga  BMKG Prediksi Hujan hingga Gelombang Tinggi Berpotensi Melanda Sejumlah Daerah Hari Ini

“Keberhasilan kami adalah sebuah pola, dengan hubungan sebab-akibat yang dibangun secara khusus dan diimplementasikan dengan jelas,” ujar Aleksey Arestovich di Facebook.

Dia bersumpah bahwa perlawanan oleh angkatan bersenjata serta rakyat Ukraina akan “menggiling mesin perang Rusia”.

“Tentara Rusia tidak kuat. Hanya besar,” katanya.

Aleksey Arestovich mengakui pejabat pertahanan asing “terkejut” dengan seberapa baik tentara dan kepemimpinan Ukraina menangani perang.

Aleksey Arestovich sesumbar, “Delapan persepuluh tentara Putin ada di sini. Di sinilah kami akan menguburkan mereka.” 

Menteri Luar Negeri AS  Amerika Antony Blinken mengatakan kepada BBC bahwa dia yakin Ukraina dapat memenangkan perangnya dengan Rusia hingga perpanjangan waktu (over timer).

Dia mengatakan tidak bisa mengatakan berapa lama perang akan berlangsung tetapi bersikeras meski militer Ukraina kalah dari Rusia, tapi kekuatan rakyat Ukraina tidak boleh dikesampingkan.

Blinken mengakui “bobot militer Rusia, jika mengerahkan segalanya, jauh melebihi apa yang bisa dikerahkan Ukraina”.

Tapi ada kekuatan rakyat Ukraina yang sudah dengan jelas menunjukkan bahwa Rusia tidak bisa mendikte sesuai keinginannya.

“Jika Moskow berniat untuk mencoba menggulingkan pemerintah dan memasang rezim bonekanya sendiri, 45 juta orang Ukraina akan menolak itu dengan satu atau lain cara.” 

(red/bbc/mirror)