Haruskah Kutulis Aku Bahagia?

oleh -1,519 views

Lain lagi yang dirasakan oleh Bu Sartika. Dari awal kedatangan petugas BPS ini ke ruangan kerjanya, satu yang menarik darinya yaitu senyumnya yang terus mengembang. Wajahnya tidak terlalu cantik tapi karena senyumnya dia jadi kelihatan menarik. Seandainya dia sales, maka orang tertarik membeli barang yang dia tawarkan justru karena senyumnya. Termasuk Bu Sartika yang masih membiarkan Santy ada di depan mejanya.

Biasanya tidak ada orang yang betah lama-lama duduk di depannya karena dia tidak mau banyak bicara dengan orang yang dia rasa tidak selevel dengan dia, termasuk staf-stafnya di bidang ini. Bu Sartika akan mengambil jarak dengan meremehkan orang yang dia anggap tidak sama dengan dia. Tidak sama cantiknya, tidak bersesuaian jabatannya, tidak sebanding harta dan uangnya. Beda status keluarganya. Tindakan meremehkan ini bisa ditunjukkannya lewat sikap yang tidak mempedulikan orang atau bisa juga lewat kata-kata yang menusuk hati. Tidak peduli orangnya siapa, atasannya sekalipun.

Baca Juga  Hadiri Misa Perdana Imam Baru, Gubernur Maluku Ajak Gereja Perkuat Pembinaan Generasi Muda

“Bu Kabid, survei ini respondennya adalah kepala keluarga dan pasangannya tapi jumlahnya kita batasi dan pemilihannya random. Kebetulan dalam pengacakannya termasuk Ibu yang terpilih salah satunya,” jawab Santy dengan senyum khasnya. Sinarnya matanya juga ikut tersenyum menatap ke mata Bu Kabid.

No More Posts Available.

No more pages to load.