Hentihu Minta Pemkab Malteng Antisipasi Fenomena Emas di Desa Tamilouw

oleh -61 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Akhir-akhir ini masyarakat Maluku, khususnya masyarakat Desa Tamilow, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah digemparkan dengan penemuan emas di pesisir pantai Desa Tamilouw.

Menyikapi hal tersebut, anggota DPRD Provinsi Maluku, Azis Hentihu meminta Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah untuk mengambil langkah-langkah guna mengantisipasi fenomena yang terjadi di Desa Tamilouw.

“Kalau fenomena di Tamilouw itu bisa dipastikan bahwa ada kandungan emas, maka sedini mungkin diambil langkah-langkah antisipasi. Pemkab Maluku Tengah paling tidak dalam membentengi wilayah pada level teknis itu, mesti mengambil sikap untuk diamankan dulu”, ujar Azis kepada wartawan di Balai Rakyat Karang Panjang, Ambon pada, Senin (29/3/2021).

Azis menjelaskan, kewenangan pengelolaan tambang khusus emas merupakan kewenangan pusat. Walaupun menjadi kewenangan pusat, namun pemkab Malteng perlu mengambil langkah-langkah untuk mengamankan segala aspek misalkan aspek keamanan dan memastikan tidak ada konflik kepentingan didepan sebab hal ini sangat mengancam eksistensi masyarakat di Tamilouw.

Link Banner

Dirinya juga menuturkan, kekayaan Maluku dalam hal ini Maluku Tengah harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Baca Juga  Peringatan Hari Bela Negara, Olivia Zalianty Baca Puisi. Sempat Lakukan Upacara Bendera

Ia pun mengatakan fenomena yang terjadi di Desa Tamilouw ini harus bercermin pada kasus yang terjadi di Gunung Botak.

“Bila kita mengaca pada kasus gunung botak, itu sangat kompleks. Itu menjadi benang kusut yang mengancam banyak hal kalau tidak dikelola dengan baik, diambil langkah-langkah dan skema-skema pengelolaan, dan pengamanan jika tidak dilaksanakan dengan baik”, ungkapnya.

Hentihu mengatakan, kasus Gunung Botak membuat nilai-nilai sosial menjadi lemah bahkan hilang, banyak penambang yang masuk kesana, terdapat ancaman-ancaman zat kimia, dan ada klaim kepemilikan lahan. Apalagi di Tamilouw tempatnya di pesisir pantai, itu bisa mengancam lingkungan dan habitat di laut.

Untuk itu menurutnya, perlu adanya langkah-langkah yang harus di tempuh pemkab Malteng dalam menyikapi hal ini.

Baca Juga  Polda Maluku Telusuri Ancaman Bom ISIS di Kampus Unpatti Ambon

Hentihu menambahkan, bahwa Komisi II DPRD Provinsi Maluku akan meninjau secara langsung ketika nanti melakukan pengawasan di Kabupaten Maluku Tengah.

“Kita kan nanti ada pengawasan di Maluku Tengah, kita selipkan waktu kita untuk kemudian kita datangi untuk melihat langsung. Intinya segala dampak dan eksis negatif sedini mungkin mesti diwaspadai”, tambahnya. (alena)