I Can’t Believe You Again

oleh -259 views

Aku dan Shasa bertemu saat masih di bangku SMA, kami sama-sama mengisi di bidang kewarganegaraan dalam suatu organisasi OSIS. Karena kami sering bertemu dalam meeting, dan juga koordinasi maka kami menjadi semakin lebih dekat. Kedekatan kami juga berlanjut sampai bangku kuliah. Meskipun kuliah di tempat yang berbeda, tapi jalinan persahabatan kami cukup baik. Aku kuliah di Solo, sedangkan Shasa kuliah di Jogja, kota yang sama dengan tempat Irwan menimba Ilmu. Aku dan Irwan menjalin hubungan sejak di bangku SMA sampai pada akhirnya harus putus di bangku kuliah semester lima.

Suatu saat, aku main ke Jogja, dan aku berniat untuk menjenguk Shasa di kontrakannya. Saat itu aku mengajak Irwan untuk bertemu dengan Shasa, tapi karna aku sibuk bercerita panjang lebar, aku lupa mengenalkan Irwan pada Shasa. Bukan bermaksud tidak mengenalkan Irwan adalah ketakutan buat aku, tapi faktor lupa yang membuat aku tidak berpikir mengenalkan Irwan pada Shasa. Aku kira Shasa sudah kenal Irwan, karena Irwan pun pernah sekolah dari SMA yang sama dengan aku dan Shasa.

Baca Juga  Dorong Integrasi Data dan Digitalisasi Pelayanan, Bupati Aru Luncurkan 57 Website Desa

Tiga tahun berlalu, hubungan aku dan Irwan semakin dekat dan mengenal satu sama lain, begitu juga mengenal keluarga Irwan. Pada saatnya, kecemburuanku yang membabi buta terulang kembali. Irwan diminta tolong Bramas (teman sebangku Irwan) untuk menjemput adiknya yang akan kuliah di Jogja, namanya Farah. Aku tahu kalau Farah itu satu SMA juga dengan kami, tapi bagiku Farah adalah gadis cantik yang bisa menggoda Irwan. Pada saat aku dan Irwan hangout, ada pesan masuk di HP Irwan, ternyata Farah minta ketemuan di Malioboro. Disitu aku merasa kaget, apakah ada hubungan gelap antara Irwan dan Farah?

No More Posts Available.

No more pages to load.