I Can’t Believe You Again

oleh -255 views

Setelah kejadian itu, aku males banget balas pesan dari Irwan, apalagi harus ketemuan. Dalam hati sudah terpatri bahwa dia sudah selingkuh, dan aku tidak suka dengan hubungan yang dinodai dengan perselingkuhan. Rasanya kesedihan menyelimuti hatiku setiap hari. Irwan masih dengan usahanya ingin menjelaskan apa tujuan pesan dari Farah tersebut. Tapi kupingku sudah tuli kalau harus mendengar kata Farah. Aku hanya bisa menuangkan kesedihanku kedalam kegiatan positif, dan curhat ke beberapa sahabat, termasuk Shasa.

Entah seakan-akan Allah akan menunjukkan siapa Irwan, hal yang tidak pernah terpikir sekalipun, terjadi dalam hidupku. Bagaikan siang bolong disambar petir. Saat aku lagi bersantai dalam kamar kostku sambil membaca buku, bunyi dering WA dari HP ku. Segera aku ambil dan aku baca, ternyata pesan itu dari Shasa, kami biasanya bertukar informasi selayaknya Adik dan Kakak, tapi ada yang berbeda dalam pesan tersebut. Dimana Shasa tiba-tiba mengungkapkan rasa sayang yang dalam kepada Irwan, dan mengaku bahwa dia dan Irwan saat ini sedang dekat. Aku pun tercengang dan ngga habis pikir, apa sih yang ada di benak Shasa, baru juga sebulan putus dari Irwan, tapi kenapa harus ada cerita lain yang tidak bisa aku toleransi lagi. Maksud mereka itu apa? Kenapa tega? Aku kan sudah menganggap Shasa sebagai adikku sendiri, bahkan aku sangat menyayanginya layaknya adik. Begitu pula Irwan, kenapa setega itu dengan aku. Apa salah aku padanya?

No More Posts Available.

No more pages to load.