Ibu Hamil Kritis Harus Sewa Speedboat Rp2,5 Juta, Sistem Rujukan Laut BAHIM Dipertanyakan

oleh -188 Dilihat
Ibu Hamil Kritis Harus Sewa Speedboat Rp2,5 Juta, Sistem Rujukan Laut BAHIM Dipertanyakan

Ia meminta persoalan tersebut tidak langsung diarahkan sebagai kesalahan Puskesmas Perawatan Moti.

Menurut Muis, tenaga kesehatan di tingkat puskesmas telah berupaya memberikan pelayanan sesuai dengan kemampuan yang tersedia. Persoalan yang lebih mendasar, kata dia, berada pada dukungan sistem, terutama sarana transportasi untuk rujukan pasien dari wilayah kepulauan.

“Jangan setiap kali terjadi persoalan rujukan kemudian Puskesmas Moti yang selalu disalahkan. Kita harus melihat persoalannya secara utuh. Puskesmas sudah berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin. Tetapi kalau sarana transportasi rujukan laut tidak tersedia ketika dibutuhkan, maka persoalannya bukan pada pelayanan di Puskesmas Moti,” ujarnya.

Muis menyoroti kondisi satu armada ambulans laut yang harus melayani kebutuhan masyarakat di tiga wilayah kepulauan BAHIM.

Menurut dia, persoalan muncul ketika ambulans laut berada di Ternate sementara pasien di pulau membutuhkan evakuasi dalam waktu cepat.

Baca Juga  Tegaskan Golkar Maluku Solid di Bawah Kepemimpinan Bahlil, Umar Lessy: Isu Munaslub itu Hoaks

“Problem utamanya adalah minimnya ketersediaan ambulans laut. Satu armada tidak mungkin menjawab kebutuhan rujukan masyarakat di beberapa kecamatan kepulauan. Apalagi ketika armada sedang berada di Kota Ternate, masyarakat yang membutuhkan pertolongan harus menunggu atau mencari alternatif transportasi sendiri,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.