Indeks Keselamatan Jurnalis 2025 Turun, Kasus Kekerasan dan Swasensor Meningkat

oleh -101 views

Porostimur.com, Jakarta – Penurunan Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) kembali terjadi pada 2025. Skor IKJ tahun ini berada di angka 59,5 persen dan masih masuk kategori “agak terlindungi”, namun nilainya turun sekitar 0,9–1 poin dibandingkan tahun 2024.

Data tersebut diungkap dalam peluncuran IKJ 2025 yang digelar Yayasan Tifa bersama Konsorsium Jurnalisme Aman dan Populix di Erasmus Huis, Senin (9/1/2026). Indeks ini diharapkan menjadi rujukan berbasis data untuk mencegah kekerasan terhadap jurnalis sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman dan layak.

Direktur Eksekutif Yayasan Tifa, Oslan Purba, menjelaskan IKJ telah disusun secara konsisten selama tiga tahun terakhir dan menjadi instrumen evaluasi kondisi kebebasan pers serta keselamatan jurnalis di Indonesia.

Baca Juga  Retaknya Mitos Supremasi Udara Barat

“Indeks ini penting agar jurnalis dapat bekerja dengan aman dan hak publik atas informasi tetap terpenuhi,” ujar Oslan dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).

Kekerasan terhadap Jurnalis Masih Tinggi

Policy and Society Research Manager Populix, Nazmi Tamara, memaparkan survei dilakukan terhadap 655 jurnalis aktif di 38 provinsi pada November–Desember 2025. Penelitian ini juga memanfaatkan data sekunder kasus kekerasan terhadap jurnalis dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

No More Posts Available.

No more pages to load.