Ini Alasan Rasulullah SAW Makan Kurma dalam Jumlah Ganjil

oleh -241 views

Sunnah Sahur dan Buka Puas dengan Kurma

Menukil buku 80 Hadits Pilihan Beserta Biografi Perawi dan Faedah Ilmiah oleh Dr Muhammad Murtaza bin Aish, dikatakan bahwa terdapat sebuah hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda,

نِعْمَ سَحُورُ الْمُؤْمِنِ التَّمْرُ

Artinya: “Sebaik-baik sahurnya seorang mukmin adalah Tamar (kurma kering).” (HR Abu Dawud)

Ada beberapa makna yang terkandung dari hadits tersebut, berikut penjelasannya:

  1. Disunnahkan untuk sahur dengan kurma. Hal ini merupakan sunnah yang banyak dilalaikan oleh masyarakat, mereka mengira kurma hanya sunnah untuk berbuka saja.
  2. Kurma adalah buah yang diberkahi, dan memakannya ketika sahur merupakan keberkahan di atas keberkahan.
  3. Makan sahur akan membantu dalam melakukan kewajiban dan ketaatan. Maka seorang muslim harus selalu melakukannya. Makan sahur bisa dengan makanan sedikit atau banyak sebagaimana bisa dengan hanya makan kurma, bahkan bisa dengan hanya minum air putih saja, namun sahur dengan kurma lebih utama.
Baca Juga  Ronaldo Kian Dekati 1.000 Gol, Al Nassr Kukuh di Puncak Klasemen

Selain saat sahur, Rasulullah SAW juga menganjurkan mengkonsumsi kurma di waktu berbuka puasa. Disebutkan dalam hadits riwayat Abu Dawud, Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, maka berbukalah dengan kurma , sebab kurma itu mendatangkan berkah. Namun apabila tidak ada, berbukalah dengan air karena air itu bersih.”

Di dalam Al-Qur’an juga telah dijelaskan tentang sejumlah keistimewaan kurma. Salah satunya disebutkan dalam surat Maryam ayat 25, Allah SWT berfirman,

وَهُزِّىٓ إِلَيْكِ بِجِذْعِ ٱلنَّخْلَةِ تُسَٰقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا

Artinya: Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.

Lalu dalam surat Asy-Syu’ara ayat 148, Allah SWT juga berfirman mengenai keistimewaan kurma,

No More Posts Available.

No more pages to load.