Porostimur.com, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan bahwa PT Pertamina (Persero) tidak sendiri dalam mengambil alih hak partisipasi 35% Blok Gas Masela di Maluku, yang semula dimiliki oleh Shell.
Lantas, siapa mitra Pertamina untuk mengambil alih 35% hak partisipasi atau Participating Interest (PI) Shell di Blok Masela ini?
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan pihaknya belum bisa memastikan siapa partner yang nantinya akan digandeng oleh Pertamina dalam mengambil hak partisipasi 35% dari Shell di Blok Masela ini.
Namun memang, Pertamina sempat dikabarkan akan menggandeng perusahaan migas asal negara tetangga, Malaysia yakni Petronas untuk mengambil hak partisipasi tersebut. Terkait kabar ini, Dwi mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima surat resmi dari Pertamina atas kepastian konsorsium tersebut.
“Memang Pertamina sudah lebih besar kepastiannya konsorsium dengan partner yang tadi disebutkan (Petronas). Saya belum dapat surat resmi dari Pertamina, tadi hanya menyebutkan partnernya kemungkinan,” jelasnya dalam Konferensi Pers di Jakarta, dikutip Selasa (18/4/2023).
Namun, Dwi menyebut pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak Shell perihal proses pengalihan PI dari Shell ke Pertamina.









