Groundbreaking LNG Blok Masela Akhir Maret, SKK Migas Bahas Kompensasi Lahan Warga

oleh -893 views
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan, saat ini pihaknya bersama Inpex masih membahas proses ganti rugi tanam tumbuh atau kompensasi terhadap lahan milik masyarakat yang terdampak proyek tersebut.

Porostimur.com, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkap perkembangan rencana groundbreaking Proyek LNG Abadi Blok Masela yang dikelola oleh Inpex Corporation.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan, saat ini pihaknya bersama Inpex masih membahas proses ganti rugi tanam tumbuh atau kompensasi terhadap lahan milik masyarakat yang terdampak proyek tersebut.

“Sedang proses penentuan tim terpadu. Mereka yang akan menghitung yang pas ganti rugi, bukan ganti rugi tapi kompensasi. Dari situ berapa, baru kita putuskan, baru kita bayar sebelum groundbreaking,” ujar Djoko di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, ganti rugi tanam tumbuh merupakan kompensasi atau imbalan uang yang diberikan oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) atau negara kepada pemilik lahan atau penggarap atas kerusakan, pemusnahan, maupun penggunaan tanaman dan hasil budidaya pertanian yang terdampak kegiatan eksplorasi maupun eksploitasi migas.

Djoko menegaskan bahwa groundbreaking proyek LNG Abadi akan dilakukan setelah proses kompensasi kepada masyarakat rampung. Meski demikian, SKK Migas tetap menargetkan peletakan batu pertama proyek tersebut dapat dilakukan pada akhir Maret tahun ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.