6. Syahrul Qiyam (Bulan Menghidupkan Malam)
Bulan Ramadan menggairahkan umat Islam untuk menjalankan amalan orang-orang saleh seperti salat tahajjud dan membaca Al-Qur’an dengan benar di dalam shalat malamnya. Pada malam Ramadhan, setiap mukmin dianjurkan sholat tarawih dan witir, dan menghidupkan Qiyamullail.
7. Syahrus Shabr (Bulan Kesabaran)
Bulan Ramadan melatih jiwa muslim untuk senantiasa sabar tidak mengeluh dan tahan uji. Sabar adalah kekuatan jiwa dari segala bentuk kelemahan mental, spiritual dan operasional. Orang bersabar akan bersama Allah sedangkan balasan orang-orang yang sabar adalah surga.
Sabar lahir bersama dengan segala bentuk kerja besar yang beresiko seperti dalam dakwah dan jihad fi sabilillah. Ramadhan melatih muslim beramal islami dalam berjamaah untuk meninggikan kalimat Allah.
8. Syahrul Musawwah (Bulan Santunan)
Ramadan menjadi bulan santunan manakala orang-orang beriman sadar sepenuhnya bahwa puasanya mendidik mereka untuk memiliki empati kepada fakir miskin karena merasakan lapar dan haus sebagaimana yang mereka rasakan. Karena itu kaum muslimin selayaknya menjadi pemurah dan dermawan. Memberi dan berbagi harus menjadi watak yang ditanamkan.
Segala amal yang berkaitan dengan amwal (harta) seperti zakat fitrah sedekah, infak, wakaf, dan sebagainya, bahkan zakat harta pun sebaiknya dilakukan di bulan yang mulia ini. Memberi meskipun kecil, bernilai besar di sisi Allah.









