Selain itu, di zaman sekarang, sepertinya free sex (perzinahan) juga sudah merupakan hal yang lumrah. Bahkan di beberapa belahan dunia, terutama di negara barat, perzinahan sudah menjadi kebiasaan bagi para kaula muda. Menghabiskan malam di tempat-tempat hiburan malam, gonta-ganti pacar, ikhtilath antara laki-laki dan perempuan sudah menjadi kebiasaan bagi para kaula muda.
Penyakit yang sangat berbahaya ini ternyata telah menjamur ke belahan dunia lainnya. Seperti ke negara bagian timur, yang terkenal dengan sopan santun dan tata kramanya. Hal ini sebagai salah satu indikasi bahwa zaman telah mengalami keboborokan akhlak. Ada fenomena lain lagi yang mengindikasikan keboborokan akhlak manusia di akhir zaman sesuai dengan sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam di atas. Bahwa, salah satu di antara ciri kiamat adalah seorang hamba perempuan melahirkan tuannya.
Terdapat beberapa penafsiran para ulama mengenai maksud dari sabda Rasulullah SAW tersebut.
Pertama, maksudnya adalah seorang anak menyetubuhi ibunya sendiri.
Kedua, seorang anak memperlakukan ibunya seperti budak.
Ketiga, durhaka anak terhadap ibunya.
Keempat, keadaan di atas menggambarkan kekacaun sosial dari segi moral.
Dari beberapa tafsiran di atas semuanya mengarah pada satu wacana yang sama, yaitu di antara alamat hari akhir terjadi kekacauan akhlak pada diri manusia, seperti perlakuan anak yang tidak layak kepada ibunya. Beberapa fenomena di atas, bukan hanya hembusan kabar semata, tetapi sudah menjadi fakta. Bisa dikatakan, bahwa terjadinya perzinahan disebabkan oleh para perempuan yang tidak mampu menjaga izzah dirinya.











