Inter Milan Menang Kontroversi, Xavi Mencak-mencak Tak Karuan

oleh -16 views

Porostimur.com, Milan – Kemenangan Inter Milan atas Barcelona di Liga Champions menghadirkan sorotan negatif.

Keputusan kontroversi dari pengadil pertandingan yang memimpin jalannya laga Inter Milan vs Barcelona membuat Xavi Hernandez ngamuk tak karuan.

Berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Inter Milan sukses mengalahkan Barcelona dengan skor 1-0.

Gol semata wayang Hakan Calhanogu pada menit 45+2′ memastikan Nerazzurri (Inter Milan) meraup poin penuh di kandang.

Lantas insiden apa yang membuat pelatih Barcelona, Xavi begitu marah selepas pertandingan? Jawabannya adalah keputusan wasit yang dicap Xavi merugikan timnya.

Tepatnya pada menit-menit akhir pertandingan babak kedua, Barcelona semakin intens melancarkan serangan untuk menyamakan level.

Satu di antaranya ialah umpan crossing yang tertuju kepada Ansu Fati yang bergerak di dalam kotak penalti Inter Milan.

Namun umpan tersebut dihalau oleh bek kiri Inter, Denzel Dumfries. Yang menjadi perdebatan adalah halauan penggawa Timnas Belanda itu bukannya menggunakan heading melainkan terkena bagian tangan.

Slavko Vincic, wasit yang bertugas memimpin jalannya laga pun melakukan peninjauan menggunakan VAR.

Namun hasilnya apa yang dilakukan oleh Dumfries tidak dicall sebagai sebuah pelanggaran.

Seketika video bola yang mengenai tangan dari Dumfries mendadak viral di jada media sosial.

Dari beberapa video yang sudah dilakukan zoom in, jelas si kulit bundar mengenai bagian lengan pemain Inter Milan tersebut.

Pasca-laga, Xavi Hernandez, tak bisa menutupi amarahnya.

Dia menyebut kekalahan ini mengakibatkan timnya dalam kondisi sulit untuk menjaga asa melenggang ke babak 16 besar.

“Saya benar-benar marah atas keputusan wasit. Bagaimana pelanggaran (Dumfries) bukan sebuah penalti, ini ketidakadilan dalam sebuah sepak bola,” keluh Xavi Hernandez, seperti yang dikutip dari laman Football Espana.

Sebelumnya, Xavi juga sudah pernah mengingatkan agar pertandingan Barca melawan Inter dipimpin seorang wasit yang tegas dan mumpuni di bidangnya.

“Itulah mengapa sebabnya kemarin pas juma pers saya meminta agar laga ini dipimpin seorang wasit yang baik dan becus dalam bertugas,” sambung Entrenador Barcelona.

Namun nasi sudah menjadi bubur, Xavi merasa tidak ada faedah untuknya terlalu banyak berkeluh kesah mengenai keputusan kontroversi sang wasit.

“Ini tidak lagi penting untuk sekarang. Saya bukan wasit dan semuanya sudah lewat. Jika dia (wasit) ingin semuanya jelas, dia harus menjelaskan kepada kami mengapa memberikan putusan itu,” pungkas pria yang juga pernah menjadi pemain Blaugrana.

(red/tribunnews.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.