Inter akan menghadapi Barcelona di semifinal Liga Champions. Mereka mengalahkan lawan yang sama di babak empat besar pada 2010 dalam perjalanan memenangi Liga Champions. Saat itu, Nerazzurri mengamankan tiga gelar di bawah asuhan Jose Mourinho.
Pasukan Simone Inzaghi berpeluang untuk mengulangi prestasi itu musim ini.
“Kami memiliki tim yang hebat, kami memiliki pemain yang sangat hebat, dengan staf yang telah bekerja dengan baik selama dua tahun,” kata Pavard.
Semifinal lainnya mempertemukan Paris Saint-Germain melawan Arsenal, yang menang 2-1 di Real Madrid. Mereka menang agregat 5-1.
Inter mengejutkan Bayern minggu lalu, menang 2-1 untuk memberikan kekalahan kandang pertama bagi tim Jerman itu dalam kompetisi tersebut dalam hampir 4 tahun.
Pelatih Bayern Vincent Kompany memiliki beberapa penyesalan atas kedua pertandingan tersebut, karena timnya gagal memanfaatkan sejumlah peluang. Dengan demikian, dia kehilangan kesempatan mengangkat trofi Liga Champions di stadionnya sendiri pada 31 Mei mendatang.
“Realitas pahitnya adalah bahwa kami tidak akan memainkan final Liga Champions di kandang sendiri,” kata Kompany.
“Itulah realitas pahitnya. Kami tidak dapat mengubahnya. Sisi lainnya adalah sisi performa. Kami tahu kami telah melakukan cukup banyak hal untuk memenangi kedua pertandingan ini,” tambah pria Belgia ini.











