Porostimur.com, Teheran – Iran kembali menunjukkan kekuatan militernya dengan meluncurkan kapal serang angkatan laut terbaru bernama “27 Rajab”, di tengah proses negosiasi yang masih alot dengan Amerika Serikat terkait sejumlah isu strategis.
Peluncuran kapal tersebut berlangsung dalam sebuah upacara resmi di Lapangan Enqelab, Teheran, sebagaimana dilaporkan kantor berita semi-resmi Fars News Agency.
Menurut laporan tersebut, kapal “27 Rajab” mampu melaju dengan kecepatan hingga 100 knot atau sekitar 185 kilometer per jam, serta dilengkapi sistem peluncur rudal jelajah jarak jauh.
Kehadiran kapal ini disebut sebagai simbol baru kekuatan maritim Iran, sekaligus penegasan kesiapan militer negara itu dalam menjaga kepentingannya di kawasan.
Diplomasi Masih Berjalan
Di sisi lain, pemerintah Iran menegaskan bahwa kesepakatan dengan Amerika Serikat belum mencapai tahap final. Proses diplomasi masih terus berlangsung, dengan berbagai proposal yang dipertukarkan melalui mediator, termasuk Pakistan dan sejumlah aktor regional lainnya.
Meski demikian, sejumlah pejabat Iran mengakui masih ada beberapa poin krusial yang menjadi hambatan dalam perundingan tersebut.
Tiga Isu Krusial Jadi Penghambat
Isu pertama terkait aset Iran yang dibekukan. Teheran menginginkan agar aset tersebut dapat segera dikembalikan setelah pengumuman kesepakatan, sementara pihak Amerika Serikat menghendaki proses pengembalian dilakukan secara bertahap dan berbasis kinerja.










