Porostimur.com, Teheran – Pemerintah Iran secara resmi mengidentifikasi dua perwira tinggi Angkatan Laut Amerika Serikat yang dianggap bertanggung jawab atas serangan rudal mematikan di sebuah sekolah di Minab, Iran selatan.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 168 orang, mayoritas merupakan anak-anak, dan memicu kecaman luas dari pemerintah Iran serta sorotan internasional.
Dalam pernyataan resminya, Iran menyebut dua perwira tersebut adalah Komandan Leigh R. Tate dan Perwira Eksekutif Jeffrey E. York dari kapal perang USS Spruance. Keduanya dituduh memberikan perintah peluncuran rudal Tomahawk sebanyak tiga kali ke arah fasilitas pendidikan tersebut.
“Ingatlah dua penjahat ini. Mereka memerintahkan peluncuran rudal Tomahawk yang menewaskan 168 anak tak berdosa di sebuah sekolah di Minab,” demikian pernyataan yang disampaikan melalui platform X, Minggu (29/3/2026).
Dugaan Salah Target dalam Operasi Militer
Insiden ini terjadi pada hari pertama operasi militer bertajuk “Operasi Epic Fury”, yang dilaporkan melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Selain sekolah, sasaran lain dalam operasi tersebut adalah pangkalan angkatan laut milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di dekat Selat Hormuz.
Sejumlah media Amerika Serikat melaporkan bahwa sekolah tersebut kemungkinan terkena dampak dari operasi presisi terhadap instalasi militer. Namun, investigasi awal militer AS mengakui adanya kemungkinan kesalahan penargetan atau salah identifikasi di tengah operasi.











