Iran Serang Pangkalan AS di Kuwait, Ketegangan Timur Tengah Kembali Memanas

oleh -74 views
IRGC Iran luncurkan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait setelah Amerika mengebom situs di Pulau Sirik, Iran. Foto/IRNA

Porostimur.com, Teheran — Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait pada Senin (1/6/2026) pagi.

Serangan tersebut dilakukan hanya beberapa jam setelah Teheran menuduh militer AS menyerang menara telekomunikasi di Pulau Sirik, Provinsi Hormozgan, Iran selatan. Aksi balasan ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang telah berlangsung berbulan-bulan di kawasan tersebut.

IRGC Klaim Hancurkan Target

Dalam pernyataan resminya, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyebut serangan dilakukan sebagai respons langsung atas “agresi” militer AS.

“Menyusul agresi militer AS terhadap menara telekomunikasi di Pulau Sirik, Angkatan Udara IRGC menargetkan pangkalan udara asal serangan tersebut, dan target yang ditunjuk telah dihancurkan,” demikian pernyataan yang dikutip dari media Iran.

Serangan dilaporkan diluncurkan dari wilayah Khuzestan, tepatnya dari sekitar kota Omidiyeh, pada pagi hari waktu setempat.

Baca Juga  Republik Ceko Comeback ke Piala Dunia 2026, Bawa Ambisi Bangkit dari Penantian 20 Tahun

Kuwait Klaim Serangan Berhasil Dicegat

Sementara itu, pihak militer Kuwait menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat serangan yang masuk. Ledakan yang terdengar, menurut otoritas setempat, merupakan hasil intersepsi sistem pertahanan terhadap rudal dan drone yang diluncurkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.