Porostimur.com | Kuala Lumpur: Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim meminta oposisi di parlemen untuk bekerja lebih keras untuk persiapan pemilu. Hal itu dia ungkapkan, setelah terpilihnya wakil presiden UMNO Ismail Sabri Yaakob sebagai perdana menteri (PM) Malaysia.
Dikutip dari media Malaysiakini, Anwar mengatakan, oposisi mencatat bahwa penunjukan Ismail dilakukan sesuai dengan huruf dan semangat Konstitusi, demokrasi parlementer dan monarki konstitusional.
“Dengan penuh rasa hormat, saya mewakili oposisi secara keseluruhan dan memberikan penghormatan kepada Yang di-Pertuan Agong (Raja Malaysia) atas penunjukan Ismail Sabri sebagai perdana menteri. Atas nama oposisi, ini menjadi tantangan bagi kami untuk bekerja lebih keras menghadapi GE15,” ujarnya dalam keterangan, Jumat (20/8/2021) malam.
Anwar sebelumnya mendapat dukungan 105 anggota parlemen dibandingkan Ismail yang berhasil mendapatkan dukungan 114 orang.
Sebanyak 111 anggota parlemen diperlukan untuk mendapatkan mayoritas. Sekarang ada 220 anggota parlemen di Dewan Rakyat dengan dua kursi kosong.
Anwar mengatakan, upaya harus terus dilakukan untuk mengatasi krisis epidemi Covid-19 dan menghidupkan kembali perekonomian negara.





