Israel Hancurkan Lebih dari 1.000 Truk Bantuan Saat Gaza Hadapi Kelaparan Parah

oleh -178 views
Truk bantuan kemanusiaan dilarang masuk ke Gaza. Foto/Mahmoud Ajjour/The Palestine Chronicle

Laporan dari dalam Gaza menggambarkan kenyataan yang semakin suram: orang-orang bertahan hidup hanya dengan pakan ternak, rumput, atau tidak makan apa pun.

Keluarga-keluarga yang mengungsi kini bergantung pada kulit kentang, gulma yang dipungut, atau tepung yang terbuat dari kulit jagung kering, karena akses terhadap bahan pangan pokok hampir terputus.

Di rumah sakit dan tempat penampungan, dokter melaporkan peningkatan kematian akibat malnutrisi, terutama di kalangan anak-anak, lansia, dan mereka yang menderita penyakit kronis.

Menurut Kementerian Kesehatan di Gaza, 122 orang—kebanyakan anak-anak—telah meninggal dunia akibat penyebab yang berkaitan dengan kelaparan.

Statistik terbaru menunjukkan 11,5% anak-anak menderita malnutrisi akut yang parah, angka yang dianggap katastrofik menurut standar kesehatan global.

Baca Juga  Iran Tegaskan Dialog dengan AS Tetap Berjalan Meski Ada Ancaman Trump

Kelompok-kelompok bantuan memperingatkan angka-angka tersebut kemungkinan besar meremehkan jumlah korban yang sebenarnya, mengingat runtuhnya sistem layanan kesehatan dan pemantauan di sebagian besar wilayah tersebut.

Perusakan pasokan kemanusiaan bukanlah insiden yang terisolasi, melainkan bagian dari pola hambatan yang lebih luas.

Israel telah mempertahankan blokade ketat di Jalur Gaza selama hampir dua dekade, tetapi kondisinya telah memburuk secara dramatis sejak perang dimulai.

No More Posts Available.

No more pages to load.