Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait setelah Diserang AS

oleh -4 Dilihat
Konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah Iran melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke wilayah Kuwait. Di tengah eskalasi tersebut, Presiden AS Donald Trump justru menyatakan permusuhan dengan Iran diperkirakan tidak akan berlangsung lama.

Porostimur.com, Kuwait — Konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah Iran melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke wilayah Kuwait. Di tengah eskalasi tersebut, Presiden AS Donald Trump justru menyatakan permusuhan dengan Iran diperkirakan tidak akan berlangsung lama.

Melansir CNBC, Kamis (3/9/2026), militer Kuwait menyatakan negaranya menghadapi serangan rudal dan drone dari Iran. Pemerintah Kuwait kemudian mengimbau masyarakat untuk mengikuti seluruh instruksi keamanan dan keselamatan yang dikeluarkan otoritas setempat.

Kuwait juga menyebut sejumlah ledakan yang terdengar di beberapa wilayah berasal dari sistem pertahanan udara yang berupaya mencegat sasaran yang datang.

Sementara itu, media pemerintah Iran, IRIB, melaporkan bahwa serangan tersebut menyasar pangkalan militer AS yang berada di Kuwait.

Serangan ke Kuwait terjadi sehari setelah Trump menyampaikan pernyataan bahwa konflik AS-Iran yang kembali pecah tidak akan berlangsung dalam waktu panjang.

Baca Juga  Kunjungi Pulau Terluar Metimiarang, Anos Yeremias Soroti Minimnya Fasilitas Satgas Pamputer

Trump: Perang Tak Akan Berlangsung Lama

“Saya rasa perang ini tidak akan berlangsung lama lagi. Saya tidak tahu berapa banyak lagi yang bisa mereka (Iran) tahan,” kata Trump.

Trump sebelumnya menggambarkan serangan AS terhadap Iran sebagai serangan yang sangat berat. Ia juga menegaskan bahwa Washington memiliki kemampuan untuk kembali melancarkan operasi militer terhadap Iran kapan pun diperlukan.

No More Posts Available.

No more pages to load.