Raja Spanyol Felipe IV kemudian mencalonkan Sanchez untuk melanjutkan tugas sebagai perdana menteri meski Partai Pekerja Sosialis (PSOE) yang dipimpin Sanchez hanya mendapat 121 kursi.
Pada November 2023, Sanchez kembali menjadi PM Spanyol seusai berhasil mendapat suara yang cukup di parlemen untuk membentuk pemerintahan setelah sejumlah partai prokemerdekaan Catalonia bersedia mendukung Sanchez.
Namun, dukungan partai Catalonia kepadanya disertai dengan syarat bahwa Sanchez harus menggugurkan semua kasus hukum terkait upaya deklarasi kemerdekaan Catalonia yang gagal pada 2017 serta memberi amnesti kepada semua individu yang dihukum karena mendukung kemerdekaan Catalonia. (red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









