Istri Wali Kota Tidore Terkonfirmasi Positif Covid-19

oleh -127 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Istrinya Hj. Sulamah Ali Ibrahim terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul suaminya Capt. Ali Ibrahim yang juga Walikota Tidore Kepulauan (Tikep) yang lebih dahulu dinyatakan positif terpapar corona pada Kamis 28 Mei kemarin.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Gugus Tugas Covid-19 Maluku Utara (Malut) dr. Alwia Assagaf dalam konferensi pers Jumat (29/5/2020) menyampaikan, pihaknya telah menerima hasil TCM dari RSUD Chasan Boesoirie Ternate, yang sebelumnya dikirim 20 spesimen.

Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara, dr. Alwia Assagaf dalam konferensi pers di media center Posko Sahid Hotel, Jumat (29/5/2020) mengatakan, sebanyak 11 orang di Provinsi Maluku Utara berdasarkan hasil Tes Cepat Molekuler (TCM) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Bosoirie Ternate, Jumat (29/5/2020) terkonfirmasi positif Covid-19.

Satu diantaranya pasien 139 atas nama Hj. Sulama Ali Ibrahim yang juga isteri Walikota Tidore Kepulauan (Tikep) yang saat ini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD CB.

Link Banner

Seperti diketahui Hj. Sulama Ali Ibrahim isteri walikota Tikep, Kamis (28/5/2020) sore dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Bosoirie setelah menjalani perawatan selama tiga hari di RSUD Soasio Tikep.

Baca Juga  Menentang Hukum, Jokowi Diam-diam Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

“Berdasarkan hasil pemeriksaan TCM di RSUD Chasan Bosoirie pasien terkonfirmasi positif sebanyak 11 orang, sehingga total menjadi 139 kasus,”kata Alwia.

Alwia Assagaf menjelaskan, untuk pasien 139 isteri walikota merupakan transisi lokal melakukan kontak dengan pasien 100 almarhum ASS (Sekda Kota Tikep) yang meninggal dunia pada Sabtu dini hari (23/5/2020) pekan lalu.

“Kasus pasien 139 merupakan kasus transmisi lokal dimana melakukan kontak dengan pasien 100,”kata Alwia Assagaf.

Alwia Assagaf juga menuturkan, untuk kasus kematian akibat Corona bertambah 1 orang yakni pasien 137 inisial MRK alamat Siko Ternate, meninggal pada tanggal 28 Mei 2020. Lanjut Alwia Assagaf, total meninggal dunia sebanyak 7 orang serta dan pasien sembuh 21 orang.

Baca Juga  Jam Komandan Bagi Seluruh Prajurit dan PNS oleh Komandan Lantamal IX Ambon

“Jumlah kasus sampai saat ini sebanyak 139 kasus, sembuh sebanyak 21 orang dan meninggal dunia sebanyak 7 orang. Jadi total pasien positif yang tersisa saat ini 112 orang,”katanya.

Hasil TCM di RSUD Chasan Bosoirie untuk 11 orang diantaranya, pasien 129 inisial AB umur 55 tahun jenis kelamin laki-laki, pasien 130 insial MPN umur 37 tahun jenis kelamin laki-laki, pasien 131 inisial M jenis kelamin laki-laki umur 33 tahun asal kelurahan Jati Perumnas Ternate.

Selanjutnya, pasien 132 insial R umur 65 tahun jenis kelamin laki-laki asal kelurahan Bastiong Talangame Ternate, pasien 133 insial HM umur 47 tahun jenis kelamin laki-laki asal kelurahan Kayu Merah, pasien 134 insial A umur 51 tahun jenis kelamin laki-laki asal kelurahan Kayu Merah Ternate.

Sedangkan pasien 137 insial ZS umur 48 tahun jenis kelamin laki-laki asal kelurahan Sangaji, pasien 138 insial MH umur 55 tahun jenis kelamin perempuan asal kelurahan Soasio Ternate, pasien 137 insial MRK umur 55 tahun jenis kelamin laki-laki asal kelurahan Siko Ternate (minggal dunia).

Baca Juga  Bersama Polres Jajaran, Polda Maluku Gelar Anev Ops Aman Nusa II 2020

Pasien 138 inisial SU umur 55 tahun jenis kelamin laki-laki asal kelurahan Sangaji, serta pasien 139 inisial SAI jenis kelamin perempuan umur 56 tahun asal kelurahan Gamtufkange Tikep. (red/msc/indotimur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *