Andreas menambahkan, suka atau tidak selama ini berbagai konflk yang terjadi di kota tual, sebagian besar adalah di picu karena pengaru miras.
Har ini,i kami melakukan razia pada rumah warga, dengan sasaran memberikan teguran sekaligus peringatan guna tidak terjadi lagi penjualan miras.
Warga pun menerima saran tersebut, berjanji tidak akan menjual miras dalam bentuk apapun, serta bersedia menanda tangani surat peryataan.
Andreas mengharapkan, dengan adanya langkah ini Desa NgadI kedepan bisa terbebas dari miras.
Pada kesempatan yang sama Kapolsek Dullah Utara Ipda Cendhaka saat di tanya mengatakan, pihaknya saat ini hanya melakukan pendekatan persuasif, jika kedepan bila di temukan menjual Sopi maka akan di ambil langka tegas.
Selama ini banyak rumor yang berkembang bahwa banyak penjual Sopi di desa Ngadi namun tidak berani menyebutkan oknum pelaku, namun sekarang dengan adanya bertemu langsung maka kita sudah tau siapa saja yang menjual.
Untuk itu Kapolsek Cendhaka mengharapkan, kedepan tidak ada lagi penjual Sopi karena, selama ini yang terjadi kekacauan di Kei khususnya adalah di sebabkan karena Sopi dan Pesta joget, tegas Cendhaka. (Saad)










