Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Stephen juga memaparkan hasil evaluasi sejumlah operasi kepolisian yang telah dilaksanakan sebelumnya, di antaranya Operasi Zebra dan Operasi Pekat 2025.
Pada Operasi Zebra, tercatat penurunan pelanggaran lalu lintas hingga 87 persen. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa secara akumulatif masih terjadi peningkatan insiden dibandingkan tahun sebelumnya.
“Hal ini perlu menjadi perhatian serius. Jajaran Satuan Lalu Lintas harus meningkatkan evaluasi dan memperkuat sosialisasi keselamatan berkendara, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur akhir tahun,” ujarnya.
Operasi Pekat dan Atensi Khusus Operasi Lilin
Sementara itu, hasil Operasi Pekat II 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengungkapan kasus penyakit masyarakat, yakni mencapai 285 persen dibandingkan Operasi Pekat I. Wakapolda menekankan pentingnya konsistensi penegakan hukum agar situasi keamanan tetap terjaga selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Ia juga menyoroti sejumlah atensi khusus dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Salah satu perhatian utama adalah potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana alam.
“Mitigasi bencana seperti longsor dan banjir harus menjadi perhatian serius, terutama di wilayah Kota Ternate dan daerah-daerah rawan lainnya,” kata Brigjen Pol. Stephen.









