Jenderal Yitzhak Brik: Rencana Netanyahu di Gaza Jebakan Maut bagi Tentara dan Tawanan Israel

oleh -75 views
Mayor Jenderal Cadangan Israel Yitzhak Brik. Foto/tehran times

Porostimur.com, Tel Aviv – Mayor Jenderal Cadangan Israel Yitzhak Brik memperingatkan rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menduduki kembali Kota Gaza dapat menimbulkan konsekuensi bencana. Dia menyebutnya sebagai “jebakan maut” bagi tentara dan tawanan Israel.

Pernyataannya dipublikasikan pada hari Kamis (4/9/2025) di harian Israel, Maariv. Brik mengatakan selama bertahun-tahun, pemerintahan Netanyahu membiarkan pasukan darat Israel menyusut drastis.

“Netanyahu, sepanjang masa pemerintahannya, membiarkan pasukan darat dikurangi drastis, hingga sepertiga dari ukurannya dua puluh tahun yang lalu,” tulis Brik.

Dia menjelaskan, “Akibatnya, tentara Israel tidak terlatih secara memadai dan tidak dapat menang bahkan di satu sektor pun.”

Jenderal purnawirawan tersebut menggambarkan strategi yang tidak efektif, yaitu serangan dan penarikan pasukan, alih-alih kendali permanen atas wilayah tersebut.

Baca Juga  Doa Sapu Jagat Setelah Salat untuk Kebaikan Dunia Akhirat

“Metode operasi ini tidak hanya gagal mengalahkan Hamas, tetapi juga menyebabkan kerugian besar bagi IDF (Tentara Israel) dan banyak yang terluka,” tulisnya.

Brik juga menuduh kepemimpinan politik dan militer Israel menyesatkan publik dengan pencapaian palsu.

“Untuk membenarkan berlanjutnya perang, eselon politik dan militer mulai menyebarkan cerita dan klise palsu kepada publik, seperti: ‘Kami menghancurkan lebih dari 50% terowongan di Jalur Gaza,’ ‘Kami menghabisi 20.000 pejuang Hamas,’ dan ‘Kami menghancurkan seluruh infrastruktur militer Hamas,’” ujar Brik.

No More Posts Available.

No more pages to load.