Porostimur.com – Semarang: Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menggelar rapat kerja nasional (rakernas) pertama, di Hotel Metro Park View, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (11/11/2021).
Rakernas dihadiri Ketua Bidang Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, M Agung Dharmajaya, Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, para pengurus JMSI Pusat, dan pengurus JMSI dari 30 provinsi di Indonesia.
Ketua Panpel Rakernas I JMSI, Jayanto Arus Adi melaporkan, rakernas dilaksanakan guna mengibarkan panji-panji JMSI, dalam menjaga profesionalitas media massa dan memajukan pers nasional Indonesia.
Rakernas mengangkat tema “informasi, demokrasi dan kompetensi”. Melalui rakernas ini digodok rumusan agenda dan program kerja JMSI ke depan.
Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, menjelaskan kembali tentang sejarah dan motivasi pendirian JMSI. Organisasi ini didirikan 8 Februari 2020, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk membantu pemerintah dalam pembangunan di bidang informasi.
CEO Rakyat Merdeka Online (RMOL) ini mengungkapkan, kemajuan informasi sudah tidak bisa dibendung. Media-media mainstream, termasuk media siber, terkalahkan oleh media sosial (medsos).
“JMSI berupaya meningkatkan kemampuan para pemilik media mengelola informasi yang sehat dan profesional. Ujian pertamanya adalah pandemi covid-19,” ujar Teguh.









