Jumlah Perceraian Akibat Masalah Ekonomi di Maluku Utara Alami Penurunan

oleh -17 views

Porostimur.com, Ternate – Jumlah perceraian akibat masalah ekonomi di Maluku Utara tercatat 10 kasus data per 2023. Untuk data terakhir ini, jumlah perceraian akibat masalah ekonomi mengalami penurunan.

Adapun pertumbuhan selama lima tahun terakhir di wilayah ini menunjukan penurunan di angka -20.25%.

Secara historis, turunnya jumlah perceraian akibat masalah ekonomi tahun ini mencatatkan pertumbuhan angka lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun rekam jejak enam tahun terakhir, provinsi ini pernah mencatatkan pertumbuhan tertinggi hingga di atas 600% yang terjadi pada tahun 2021.

Sedangkan pertumbuhan terendahnya pernah terjadi pada 2020 di angka -83.87%.

Dibandingkan dengan 34 provinsi lainnya, data terbaru yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Desember 2023 menempatkan provinsi Maluku Utara di urutan 32 nasional.

Baca Juga  Polres Halmahera Selatan Kembali Raih Penghargaan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Berikut ini sepuluh provinsi dengan jumlah perceraian akibat masalah ekonomi dari urutan yang terbesar secara nasional pada 2023 yakni:

  • Indonesia 108,49 ribu kasus
  • Jawa Barat 37,38 ribu kasus
  • Jawa Timur 33,57 ribu kasus
  • Jawa Tengah 23,18 ribu kasus
  • Banten 3.327 kasus
  • Lampung 2.838 kasus
  • DKI Jakarta 2.452 kasus
  • Kalimantan Timur 766 kasus
  • DI Yogyakarta 583 kasus
  • Sumatera Selatan 574 kasus

(red/katadata)