Kabinet Persatuan Nasional

oleh -347 views

Check and Balance

Selanjutnya, bila Persatuan Nasional sebagaimana dijelaskan diatas terwujud dan tak ada satupun Partai Politik yang berada di luar Pemerintahan maka tentu saja akan menyisakan kekhawatiran dan pertanyaan kritis.

Jika tidak ada Partai Politik parlemen di luar Pemerintahan, lantas Siapa yang akan melakukan kontrol dan penyeimbang? Pihak mana yang akan melakukan kritik di Parlemen atas semua kebijakan Pemerintahan termasuk politik anggaran maupun
Penyusunan UU?

Dalam konteks demokrasi yang sehat, adalah wajar dan bisa dimaklumi apabila ada kegundahan atas iklim demokrasi kita tersebut. Bahkan, sudah mulai ada yang menyuarakan kemiripan Pemerintahan Prabowo dengan Era Soeharto. Terutama di 20 tahun awal pemerintahan Orde Baru.

Tetapi, Prabowo tentu saja bukanlah Soeharto. Ruang, waktu dan konteks politik sudah berubah drastis. Generasi bergeser dan beralih. Bahkan, melalui demokrasi sos-med, keberanian demokrasi dan gelombang kritik akan sulit dibendung. Toh, sejauh yang kita saksikan, Prabowo menghargai kritik, menghormati demokrasi dan kebebasan pers serta perbedaan pendapat.

Baca Juga  Peace From Kei Jadi Tajuk Pawai Damai Sambut Piala Dunia 2026

Selain itu, di kematangan dan kebijaksanaan usia-nya, Prabowo pasti berniat baik, ingin bertindak baik, berhasil baik dan dikenang baik. Kita doakan beliau sehat senantiasa dan sukses mengemban amanah dan memandu Indonesia menjadi negeri maju dan sejahtera. Rakyatnya bahagia dan bebas berekspresi dan berkreasi. Semoga. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.