Kafe Ujung JMP Sumbang 1 Ton Beras untuk Warga Terdampak Konflik Lisabata-Patahuwe

oleh -224 Dilihat
Manajemen Kafe Ujung Jembatan Merah Putih (JMP) Ambon menunjukkan kepedulian melalui aksi nyata dengan mendonasikan 1 ton beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak konflik Lisabata-Patahuwe.

Abidin mengatakan, masyarakat yang menjadi korban harus mendapatkan perlindungan dan rasa aman.

Menurutnya, aparat negara perlu hadir untuk memastikan keamanan masyarakat, sementara pemerintah harus mengambil bagian dalam proses pemulihan dan pembangunan perdamaian.

“Yang kedua, aparat negara harus ke sana untuk menjaga masyarakat, memberikan rasa aman. Kemudian membangun perdamaian, rekonstruksi sosial masyarakat yang menjadi korban,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar melalui media sosial.

“Setelah ini mari kita bicarakan akar-akar masalah yang terjadi di SBB. Kemudian penegakan hukum harus segera berproses, dan kita berharap tidak ada yang terprovokasi,” katanya.

Forum Peduli SBB turut menyerukan agar persoalan Lisabata-Patahuwe tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas, terlebih ditarik ke dalam isu agama.

Baca Juga  Operasi Patuh Kie Raha 2026 Dimulai, Polres Halsel Sasar 11 Jenis Pelanggaran Lalu Lintas

Para tokoh yang tergabung dalam forum mendorong penghentian provokasi, penegakan hukum secara tuntas, kehadiran aparat untuk memberikan rasa aman serta keterlibatan pemerintah dalam proses pemulihan masyarakat terdampak.

Di tengah proses tersebut, donasi 1 ton beras dari Kafe Ujung JMP menjadi simbol sederhana namun penting: bahwa kepedulian terhadap korban konflik dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.

No More Posts Available.

No more pages to load.