Kakanwil Kemenag Malut Ajak Bumikan Al-Qur’an dan Saling Menghargai antar Umat

oleh -0 Dilihat

Tantangan besar saat ini adalah banyaknya generasi muda yang tidak bisa membaca Al-Qur’an. Hal ini menjadi masalah besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika tidak segera diatasi, situasi ini bisa dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok radikal. Oleh karena itu, H. Amar mengajak semua pihak untuk serius mengurus generasi muda agar minimal mereka bisa membaca Al-Qur’an.

Selain itu, pada kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Plh. Sekretaris Prov. Malut, Kadri La Etje yang mewakili PJ. Gubernur tersebut, Kakanwil juga menekankan, kita juga harus berusaha menjadikan semua umat beragama memiliki perilaku kemanusiaan yang saling menghargai dan mencintai sesama. Semua agama mengajarkan bahwa perbedaan adalah kehendak Tuhan. Kehidupan yang beragam agama, ras, dan golongan adalah kehendak Tuhan sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan semua agama di Indonesia. Jika Tuhan menghendaki kita berbeda, maka tidak menghargai perbedaan sama halnya dengan tidak menghargai kehendak Tuhan, tambah Kakanwil.

Baca Juga  60 Ret Material Diduga Keluar dari Wai Riuwapa ke Cafe Dahlia, Rantai Transaksi Galian C Mulai Terkuak

Oleh karena itu, kewajiban kita semua adalah mendorong agar semua umat beragama di Indonesia memiliki sikap moderasi beragama. Menghargai dan menerima orang lain adalah bagian dari perintah agama dalam rangka mewujudkan kebersamaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini penting untuk ditanamkan pada generasi muda agar kecintaan terhadap negara melekat pada diri setiap umat beragama di Indonesia.