Kapal Induk AS Mengelak dari Serangan Houthi Bikin Jet Tempur F/A-18 Jatuh ke Laut Merah

oleh -295 views
Sebuah jet tempur F/A-18 Super Hornet seharga Rp1 triliun milik AS hilang di Laut Merah setelah jatuh dari kapal induk bertenaga nuklir USS Harry S Truman. Foto/US Navy

Porostimur.com, Tel Aviv – Sebuah jet tempur F/A-18 Super Hornet Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) seharga USD60 juta (lebih dari Rp1 triliun) telah hilang di Laut Merah setelah jatuh dari kapal induk USS Harry S Truman, Senin kemarin.

Insiden itu terjadi saat kapal induk bertenaga nuklir tersebut sedang melakukan manuver mengelak sebagai respons terhadap serangan rudal dan drone kelompok Houthi Yaman.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada The War Zone, Selasa (29/4/2025), bahwa traktor penarik yang tengah menggerakkan pesawat F/A-18 saat itu juga jatuh ke sisi kapal dalam insiden tersebut, yang untungnya hanya satu pelaut yang mengalami luka ringan.

Mengutip seorang pejabat AS, jurnalis Natasha Bertrand dari CNN adalah orang pertama yang melaporkan bahwa USS Harry S Truman yang berbelok tajam sebagai respons terhadap serangan kelompok Houthi.

Jurnalis Konstantin Toropin dari Military.com juga melaporkan detail insiden itu, yang juga mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.

Baca Juga  Hardiknas 2026 di Maluku Tenggara, Wabup Tekankan Pendidikan Fondasi Generasi Emas

Kapal induk Angkatan Laut seperti USS Harry S Truman mampu melakukan belokan yang sangat tajam dan berkecepatan tinggi untuk kapal seukurannya, termasuk taktik mengelak.

Kantor Kepala Informasi Angkatan Laut (CHINFO), kantor urusan publik tertinggi Angkatan Laut AS, merilis pernyataan tentang kronologi insiden tersebut, tapi tidak menyebutkan perihal ancaman serangan Houthi. Berikut pernyataan lengkapnya:

No More Posts Available.

No more pages to load.