Kapolda Maluku Tinjau Tempat Karantina Anggota Polri yang Terpapar Covid-19

oleh -201 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Refdi Andri, M.Si, meninjau tempat karantina bagi anggota Polri dan keluarga yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Ambon, Rabu (14/7/2021).

Lokasi karantina untuk anggota Polri dan keluarga yang positif Covid-19 berada di Kantor LPMP Provinsi Maluku, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Saat meninjau lokasi karantina, orang nomor 1 di Polda Maluku ini didampingi Sekretaris Kota Ambon, A.G. Latuheru beserta staf.

Turut hadir Karo Ops Polda Maluku, Karo Log, Direktur Binmas, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Korspripim Polda Maluku, Karumkit Bhayangkara dan Kapolsek Teluk Ambon.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat mengatakan, dalam pantauan tersebut Kapolda sempat menanyakan kesiapan fasilitas tempat karantina kepada Sekretaris Kota Ambon A.G. Latuheru.

Baca Juga  Pelanggaran Netralitas ASN Banyak Terjadi di Maluku Utara

“Menurut Sekot di tempat karantina itu terdapat 50 kamar yang terisi 99 tempat tidur,” kata Rum.

Selain itu, setiap pasien Covid-19 yang dikarantina akan mendapatkan jatah makanan dalam sehari sebanyak 3 kali. Mereka juga mendapat makan snack 2 kali dan diberikan vitamin dan obat-obatan.

“Tempat karantina juga disediakan fasilitas untuk berolahraga seperti lapangan basket, lapangan voli dan lapangan tenis,” kata Rum mengutip pengakuan Sekot Ambon A.G Latuheru kepada Kapolda Maluku.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 87 anggota kepolisian di jajaran Polda Maluku yang berada di Kota Ambon terkonfirmasi positif COVID-19. Sebanyak 16 orang di antaranya tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.

Kepala RS Bhayangkara Kompol Dr Chandra Tanoeisan mengatakan pihaknya tetap memberi pelayanan karena di RS tersebut total ada 120 personel yang bertugas. Dari 16 anggota yang terkonfirmasi positif COVID-19, 2 orang di antaranya dokter.

Baca Juga  TNI-Polri Bersihkan Pantai Teluk Ambon

“Ada sekitar 16 orang (nakes di RS Bhayangkara positif COVID-19), tidak termasuk istri dan anak. Kita belum mendata secara terperinci. Dokternya ada 2, sisanya perawat,” kata Kompol Chandra di Tribun Lapangan Letkol CHR Tahapary, Selasa (13/7/2021).

Dia mengatakan pelayanan kesehatan di RS Bhayangkara tetap berjalan normal dengan mengatur jadwal kerja nakes yang masih sehat dan tidak terkonfirmasi virus Corona.

“Pelayanan di RS Bhayangkara juga kita laksanakan, tidak ada yang kami tutup. Jadi kami mengatur sedemikian rupa untuk tetap mematuhi jadwal mereka. Kami mengambil suatu keputusan bahwa untuk sementara waktu paling tidak sekitar 2 minggu masa isolasi mereka, untuk yang bertugas sekarang yang masih negatif untuk menutup jadwal yang terkonfirmasi positif,” ujar Kompol Chandra.

Baca Juga  Minta Dukungan ASDP Indonesia Ferry Temui Kapolda Maluku

Dia mengatakan sebagian besar dari 87 polisi yang terpapar COVID-19 menjalani isolasi mandiri di rumah. Hanya pasien atau polisi dengan gejala berat dan sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

“Ada yang isolasi mandiri di rumah masing-masing dan ada yang melaksanakan perawatan di RS Bhayangkara. Perawatan karena pasien ada gejala sedang-berat. Kalau pasien atau anggota dengan gejala ringan di rumah saja tapi diberi obat,” tuturnya. (keket)

No More Posts Available.

No more pages to load.