Adapun, gelombang 1 yang dibuka pada hari ini, diselenggarakan secara serentak di sepolwan, pusdik brimob dan pusdik polair lemdiklat polri serta di 29 sekolah polisi negara polda dengan jumlah peserta didik sebanyak 11.175 orang yang terdiri dari.
“diktuk bintara pria sebanyak 10.228 orang dan diktuk bintara wanita sebanyak 307 orang serta diktuk tamtama, yang terdiri dari tamtama brimob sebanyak 1.614 orang dan tamtama polair sebanyak 140 orang” ucap kapolda.
Hal ini, sesuai dengan kebijakan Kapolri dalam transformasi polri yang presisi, pendidikan menjadi aspek penting dalam mempersiapkan SDM Polri yang unggul di Era Police 4.0, yang mampu menjawab tantangan kekinian di era digitalisasi karena para bintara dan tamtama merupakan garda terdepan dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Tambahannya, kepala Lemdiklat Polri menyampaikan beberapa penekanan kepada para siswa untuk dipedomani dan dilaksanakan..
- Tingkatkan terus keimanan dan ketaqwaan terhadap tuhan yang maha esa.
- Selalu disiplin dan patuhi protokol kesehatan, jangan lengah, jangan kendor guna mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan kampus polri.
- Ikuti semua proses pendidikan dengan tekun, penuh semangat dan selalu riang gembira, serta tanamkan tekad dan motivasi yang kuat.
- Persiapkan fisik dan mental selama mengikuti pendidikan, hindari pelanggaran sekecil apapun dan patuhi seluruh peraturan serta ketentuan yang sudah ditetapkan oleh lembaga.
- Bangun komunikasi yang interaktif dan konstruktif antar sesama peserta didik, dengan pendidik, pelatih, pengasuh dan seluruh unsur pelaksana pendidikan, sehingga akan terjalin hubungan yang solid dan harmonis.
(Adhy)




