Lanjut jenderal bintang dua menjelaskan, ada tiga sasaran yang menjadi target operasi kali ini yaitu pertama menggalakkan edukasi vaksinasi terutama vasinasi tahap 3 (booster), vaksinasi bagi anak usia dini 6 sampai 11 tahun dan remaja 12 sampai 17 tahun serta lansia.
“Kedua menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang kondusif menjelang hari raya idul fitri 1443 H tahun 2022 dan ketiga pelanggaran odol (over dimensi dan over loading) adalah kendaraan angkutan barang yang tidak sesuai ketentuan jenis angkutan, melebihi dimensi / ruang angkut atau kelebihan beban angkutan,” tukasnya.
Untuk itu, diharapkan peran dari instansi terkait yang membidangi transportasi lalu lintas dan angkutan jalan sangat berpengaruh bagi tercapainya target dan tujuan operasi kali ini.
Terakhir, sebelum mengakhiri sambutan Kapolda menekankan, selama pelaksanaan operasi agar mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasional prosedur dan protokol kesehatan yang ada, hindari tindakan menyimpang dan jaga nama baik institusi polri serta lakukan tugas operasi keselamatan ini secara normatif tanpa diskriminatif. (Adhy)




