Kapolres Negosiasi dengan Ahli Waris, Listrik di Tual Kembali Menyala

oleh -41 views
Link Banner

Porostimur.com | Tual: Setelah melalui pertemuan yang panjang antara pihak ahli waris, Pemerintah Kota Tual, Dandim 1503/Langgur dan Kapolres Tual, akhirnya listrik PLN yang tadinya padam sejak pukul 16.00 WIT Jum’at kemarin, akhirnya kembali menyala.

Pernyataan ini di sampaikan langsung Kapolres Tual, AKBP Dax Emmanuelle Samson Manuputty kepada awak media, saat dtemui di lokasi pemblokiran, Sabtu (28/8/2021).

Manuputti membenarkan bahwa telah terjadi pemadaman listrik PLN sejak Jum’at sore pukul 16.00 (WIT), akibat gardu lampu PLN dipalang oleh salah satu warga.

Akhirnya muncul aksi protes dari warga yang rumahnya mengalami pemadaman listrik. Warga memblokir jalan dengan satu tuntutan, yakni jika PLN menyalakan listrik maka pemblokiran jalan pun segera dibuka.

“Terkait dengan persoalan penyelesaian, itu urusan PLN dengan pihak ahli waris, kalau kami bersama dengan Dandim 1503 hanya persoalan terkait Kamtibmas, untuk pembayaran bukan urusan wilayah keamanan”, tegas Manuputty

Baca Juga  Gempa Labuha: Puskesmas Bajo Sangkuan Alami Kerusakan

Dirinya juga menyarankan agar jika terkait persoalan penyelesaian pembayaran baiknya langsung konfirmasi dengan pihak PLN atau ahli warisnya.

Terkait adanya kekhawatiran masyarakat jika persoalan ini terulang lagi, mengingat kejadian ini sudah sering terjadi, Manuputty mengaku pihaknya siap untuk mengamankan bersama dengan Dandim.

Jelasnya bahwa pihaknya akan mengedepankan upaya negosiasi/pendekatan sehingga keluhan masyarakat ini dapat terselesaikan dengan baik.

“Ada langkah lain yang harus diambil, akan tetapi itu adalah solusi terakhir. Jika jalur negosiasi buntu, kita akan langkah tegas,* ungkapnya.

Kapolres berjanji, pihaknya juga akan terus memonitor persoalan ini. Untuk itu dirinya meminta agar pihak PLN segera menyelesaikan persoalan ini agar tidak berlarut-larut.

Baca Juga  Michael Schumacher Siuman Setelah 6 Tahun Koma

Manuputti juga menegaskan jika persoalan ini, atau persoalan lain yang yang melanggar hukum. “Kami tetap akan mengutamakan pendekatan persoasif, sesuai protap Polri,” tegas Manuputty. (saad)