Porostimur.com | Sanana: Nasib malang menimpa empat (4) gadis belia asal Sulawesi Utara yang harus rela dipekerjakan sebagai pramuria di cafe remang-remang (Tanah Dolong) yang berlokasi di Desa Rawa Mangoli, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara.
Mirisnya, empat (4), orang gadis belia asal Sulawesi Utara (Sulut) yang dipekerjakan sebagai pramuria tersebut, ternyata diduga masih di bawah umur. Keempat orang gadis malang tersebut masing-masing berinisial V (15), T (15), W (16), dan S (17).
Hasil penelusuri di lapangan, V (17) dan T (15), adalah kakak beradik, masing-masing di pekerjakan di dua cafe yang berbeda. V bekerja di cafe milik SU dan T bekerja di cafe milik RY. Sedangkan W bekerja di cafe milik HU dan S bekerja di cafe milik M.
Empat orang gadis tersebut, semuanya berasal dari Sulawesi Utara (Sulut), keempatnya didatangkan melalui kapal penumpang dari Pelabuhan Manado Sulawesi Utara, menuju Pelabuhan Falabisahaya Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, kemudian keempatnya dipekerjakan sebagia pramuria di cafe remang-remang yang berlokasi di Tanah Dolong.
Kakak beradik, V dan T ketika diwawancarai awak media mengaku masih di bawah umur dan saat ini bekerja di cafe remang-remang yang berlokasi di Tanah Dolong.











