Sebelumnya, bentrok terjadi antara sejumlah personel Polisi Militer TNI AL (Pomal) Lantamal-XIV/Sorong dengan oknum anggota Batalyon-B Pelopor Satbrimob Polda Papua Barat, Minggu sekitar pukul 09.30 WIT.
Bentrokan bermula dari salah paham antara oknum anggota Brimob dengan personel Pomal TNI-AL yang kala itu melakukan penjagaan di pintu masuk terminal keberangkatan Pelabuhan Pelni, Sorong. Insiden tersebut berdampak pada perkelahian yang meluas keluar area pelabuhan dengan melibatkan sejumlah anggota TNI AL.
Akibat bentrokan tersebut, tercatat empat orang anggota TNI AL terluka dan harus menjalani perawatan medis di RSAL dr Oetojo Sorong. Sementara dari pihak kepolisian enam orang terluka, satu di antaranya masih menjalani perawatan intensif di salah satu RS di Kota Sorong.
Selain korban luka, sejumlah fasilitas publik mengalami kerusakan, di antaranya terminal pelabuhan laut Sorong, Polsek Kawasan Pelabuhan Laut, pos lantas drive thru di Kuda Laut, Sorong serta dua pos pengamanan Idulfitri Polresta Sorong Kota di Jalan Yos Sudarso, Kampung Baru, Kota Sorong yang dibakar massa. (red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News




