Kasus begal, keluarga korban audiens dengan Kapolres Malteng

oleh -51 views

Menanggapi keluhan keluarga korban, Awab menegaskan pihaknya tak pernah diam terhadap kasus ini dan terus berupaya menuntaskan penanganannya.

”Polisi selalu bekerja dan terus bekerja untuk bagaimana cara mengungkap pelaku tersebut, bahkan berbagai cara sudah dilakukan dengan memancing para pelaku agar bisa melakukan aksinya lagi. Namun selama ini bukti-bukti yang dikumpulkan masih minim, sehinga dari pihak kopilisian terus mencari bukti lagi untuk mengungkap kasus ini,” tegasnya.

Dari pihak keluarga korban khususnya Waleuru, menegaskan tentang terlalu lamanya waktu penanganan kasus dimaksud oleh pihak Polres Malteng.

Bahkan pihaknya hanya memberikan tenggat waktu 1 minggu untuk menuntaskan aksi dimaksud.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan demonstrasi dengan jumlah massa yang jauh lebih besar, jika dalam tenggat dimkasud kasus ini belum ada titik terangnya.

Baca Juga  DPRD Maluku Dukung Pemasangan CCTV Berbasis AI di JMP untuk Cegah Bunuh Diri

Ditegaskannya, jika saja kasus ini masih belum diresponi juga, pihaknya akan membawa kasus dimaksud ke pihak Polda Maluku bahkan akan sampai ke tingkat Mabes Polri.

Mengapresiasi aspirasi keluarga korban tadi, Awab menjelaskan bahwa aksi unjuk rasa biasa dilakukan oleh keluarga korban namun harus disesuaikan dengan aturan hukum dan prosedur yang berlaku.