Porostimur.com, Ambon — Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri angkat bicara menyikapi kembali pecahnya konflik antarwarga di kawasan Arbes–UIN AMSA, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Ia secara khusus mengimbau masyarakat asal Kabupaten Seram Bagian Timur yang berada di Ambon agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memperkeruh situasi.
“Konflik ini jangan disikapi dengan emosi. Saya mengajak seluruh masyarakat, terutama warga SBT yang ada di Ambon, untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan,” kata Fachri di Ambon, Sabtu.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya korban luka dalam bentrokan tersebut, termasuk warga asal Kabupaten Seram Bagian Timur, yang harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif.
Serahkan Penanganan ke Aparat
Bupati Fachri menegaskan, setiap persoalan hukum dan keamanan harus diserahkan sepenuhnya kepada aparat berwenang. Ia meminta masyarakat tetap menjaga ketertiban umum dan tidak mengambil tindakan yang justru dapat memperluas konflik.
“Tidak ada korban jiwa, namun ini menjadi keprihatinan kita bersama. Keamanan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.









