Kebijakan Harga Minyak Goreng Disebut Fatal, Mengapa?

oleh -44 views

Bhima menilai, dana tersebut tidak akan cukup untuk menanggung minyak goreng curah. Apalagi, minyak goreng curah cukup besar pemanfaatannya baik di rumah tangga maupun UMKM.

Dengan begitu, akan kembali mengulang minyak goreng subsidi kemasan yang akhirnya habis juga di pasaran.

“Saya kira nggak setuju ya dengan subsidi ini, apalagi melepas minyak goreng kemasan dengan mekanisme pasar, wah harganya akan lebih tinggi lagi,” ungkapnya.

Selain itu, melepas harga minyak goreng kemasan ke mekanisme pasar dinilai sebagai kebijakan yang fatal karena yang akan dirugikan adalah kelas menengah. Khususnya yang saat ini pemulihan daya belinya belum bisa kembali pra pandemi. 

(red/bisnis)