Kecam Pertikaian yang Terjadi, Wakil Uskup Kei Kecil Angkat Bicara 

oleh -511 views

Pastor Renyaan mengaku sudah bertanya kepada penjabat bupati kenapa tidak menjalankan SK dan hal lainnya itu, dan Jasmono menjelaskan selaku penjabat bupati, dia harus menjaga netralitas, harus berada di tengah.

“Karena itu misalnya seperti para pejabat ohoi yang diusulkan bukan hanya satu orang ada banyak yang mengusulkan dan beliau tidak bisa berpihak kepada satu orang. Karena itu sehingga tidak bisa dijalankan sebelum pileg, karena akan menimbulkan persepsi yang lain terhadap beliau bahwa beliau berpihak kepada yang sana kepada yang ini seperti itu. Sedangkan yang berhubungan dengan aturan ya seperti begitu baru bisa keluar setelah tanggal 14 setelah pemilu dan itu berjalan seperti biasa sebenarnya hanya karena itu diperhadapkan dengan kepentingan-kepentingan yang ada sehingga persepsinya sangat berbeda seakan-akan beliau kerjanya tidak becus dan lain-lain,” tutur Renyaan.

Baca Juga  Jelang Piala Dunia 2026, Kapolres Halsel Imbau Warga Jaga Kamtibmas

“Kalau berhubungan dengan penandatangan pertikaian ya kami ini dilibatkan ada pertemuan di kantor Bupati saya hadir,pastor paroki ohoijang hadir ada toko adat,TNI POLRI juga semua pihak yang berkepentingan semua dihadirkan bahkan sampai tengah malam mereka ada di Landmark pergi memantau ada waktu kacau juga di Ohoi Letman itu mereka juga turun jadi bagi saya apa yang perluh dievaluasi kata pastor muda itu balik bertanya,Dari mereka yang sudah bekerja naik dan maksimal ini,mungkin saja mereka punya kepentingan tidak berjalan tidak diakomudir,” imbuhnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.