Kejari Tual Diduga Ada di Balik Kejahatan Pemilu di Maluku Tenggara

oleh -290 views

Porostimur.com, Langgur – Politiskus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Djamaludin Koedoeboen, SH, MH, menduga Kejaksaan Negeri (Kejari) Tual, bermain di balik kejahatan pemilu yan terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Kepada porostimur.com, Kamis (19/4/2024), Djamaludin mengatakan, sesuai laporan beberapa partai politik yang melaporkan kejahatan pemilu yang diduga dilakukan oleh beberapa oknum caleg dan penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan Kei Besar kepada Bawaslu Maluku Tenggara, terkesan dihalang-halangi proses hukumnya di Gakumdu Malra.

“Diduga ada oknum Kejaksaan Negeri Tual yang juga ikut sebagai tim Gakumdu, tidak mau merespon dan menindaklanjuti hasil pleno Bawaslu Maluku Tenggara yang telah masuk pada tahap penyelidikan dengan alasan beberapa pihak yang diduga terkait kejahatan pemilu dimaksud, tidak pernah datang memenuhi panggilan, walaupun telah dilakukan beberapa kali panggilan secara patut kepada masing – masing terlapor,” papar Djamaludin.

Baca Juga  Umar Lessy: Golkar Harus Hadir Nyata dan Dekat dengan Rakyat Tanimbar

“Ditambah lagi alasan lainya yang disampaikan oknum kejaksaan adalah bahwa karakter masyarakat yang keras, kasar serta tempramental disertai tempat tinggal terlapor yang jauh jaraknya. Ini sangat disayangkan,” imbuhnya.

Koedoebon, melalui keterangan tertulisnya mengatakan, bahwa seyogyanya antara Bawaslu, Kejaksaan dan Polisi seharusnya satu dalam penanganan dugaan kejahatan dalam pemilu seperti ini, agar menjadi efek jera bagi para pelakunya.

No More Posts Available.

No more pages to load.