Keluarga Casis TNI di Sula Klaim Setor Rp112 Juta, Minta Pangdam Pattimura Bantu Penyelesaian

oleh -1424 Dilihat
Keluarga calon siswa (Casis) TNI Angkatan Darat (AD) asal Desa Fukweu, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, mengaku harus menjual sejumlah aset keluarga untuk membiayai proses seleksi masuk TNI AD.

Namun, menurut Sardi, adiknya tidak lulus dalam seleksi tersebut. Pihak keluarga kemudian meminta agar uang yang telah diberikan dikembalikan sesuai dengan kesepakatan yang disebut sebelumnya.

Kembali Ikut Seleksi Gelombang II

Berdasarkan rincian bukti transfer yang disampaikan Sardi, terdapat 13 transaksi dengan total Rp112.029.000

Sardi menuturkan, setelah proses gelombang pertama berakhir, Serma Suarno Uweng disebut meminta pihak keluarga mengikuti kembali seleksi pada gelombang kedua.

Keluarga, kata Sardi, kembali mendapat jaminan bahwa casis tersebut dapat lulus. Pihak keluarga kemudian menyampaikan bahwa apabila kembali tidak lulus, uang yang telah diberikan harus dikembalikan.

Menurut Sardi, permintaan tersebut disetujui.

Memasuki proses seleksi gelombang kedua, Serma Suarno Uweng disebut kembali meminta transfer sebesar Rp12 juta dengan alasan untuk membantu mengamankan proses casis agar dapat lulus.

Baca Juga  Siap Pimpin GPII Maluku, Wahidin Roiminag Usung Persatuan, Kaderisasi, dan Digitalisasi

Namun, casis tersebut kembali dinyatakan tidak lulus.

Setelah itu, pihak keluarga kemudian menghubungi Ismail Alu untuk membantu mengoordinasikan pengembalian uang kepada Serma Suarno Uweng.

Sardi mengaku Serma Suarno Uweng sempat berjanji akan mengembalikan uang tersebut. Namun, hingga kronologi itu disampaikan, uang yang dimaksud belum diterima kembali oleh keluarga.

Sardi bersama pihak keluarga kemudian datang ke Ambon dan bertemu dengan Serma Suarno Uweng. Dalam pertemuan tersebut, menurut Sardi, kembali disampaikan janji pengembalian uang pada hari Senin.

No More Posts Available.

No more pages to load.