Kembali Erupsi, ini Karasteristik dan Sejarah Letusan Gunung Dukono

oleh -413 views
Kolom abu vukanik membumbung tinggi ke angkasa dari erupsi gunungapi Dukono, Halmahera Utara, Selasa (21/11). (BPBD Kabupaten Halmahera Utara)

Porostimur.com, Jakarta – Gunungapi Dukono yang berada di wilayah administrasi Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami erupsi pada hari ini, Rabu (22/11) pukul 07.08 WIT. Hasil pengamatan visual yang dilakukan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terlihat adanya kolom abu dari kawah utama berwarna putih, abu dan hitam dengan intensitas tebal dengan tinggi antara 100-1.900 meter dari puncak.

Hasil rekaman data yang dihimpun PVMBG dalam kurun 24 jam sebelumnya didapatkan bahwa telah terjadi 15 kali gempa letusan/erupsi dengan aplitudo 7-27 mm dan durasi gempa antara 33.92 – 128.66 detik. Kemudian terekam 1 kali gempa vulkanik dalam dengan aplitudo 27 mm, S-P 0.45 detik dan durasinya selama 17.37 detik. Selanjutnya gempa tremor terekam 1 kali dengan amplitudo 0.5-4 mm dan dominan 3 mm.

Baca Juga  BPN Maluku Tengah Petakan Kondisi Sosial Warga Tamilouw, Dukung Program Reforma Agraria

PVMBG juga mencatat frekuensi letusan dari aktivitas vulkanik Gunungapi Dukono menurun, namun berdasarkan data perekaman tremor menandakan masih adanya suplay magma yang naik ke permukaan. Hingga sejauh ini, tingkat aktivitas gunungapi Dukono masih ditetapkan pada level II atau ‘Waspada’.

Sebagai bentuk upaya meminimalisir dampak dan risiko bencana, PVMBG memberikan rekomendasi kepada masyarakat di sekitar gunungapi Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 2 km.

No More Posts Available.

No more pages to load.