Kenapa Uban Tidak Boleh Dicabut Menurut Islam? Ini Alasannya

oleh -939 views

Di samping itu, uban yang tumbuh saat muslim memasuki usia senja itu akan menyinarinya pada hari kiamat kelak. Hal tersebut didasarkan pada riwayat dari Fadhalah bin Ubaid, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang tumbuh uban dalam Islam maka uban itu kelak akan menjadi cahaya baginya di hari kiamat.”

Seseorang bertanya, “Ada orang-orang yang mencabut ubannya?”

Beliau menjawab, “siapa yang melakukannya berarti ia telah memadamkan cahayanya.”

Terdapat juga riwayat lainnya yang menjelaskan hal serupa, dari Ka’ab bin Ujrah RA berkata aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa tumbuh uban dalam keadaan memeluk Islam maka kelak uban itu akan menjadi cahaya baginya di hari kiamat.”

Rasulullah SAW dalam sebuah hadits juga menjelaskan tidak perlu malu ketika tumbuh uban. Sebab, uban merupakan sebuah tanda kewibawaan.

Baca Juga  Evaluasi Rona Lingkungan, Pemda Haltim Bakal Telaah Dokumen AMDAL Perusahaan Tambang

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Yahya bin Sa’id bahwa ia pernah mendengarkan Sa’id bin Al-Musayyib yang bercerita bahwa Nabi Ibrahim AS adalah orang pertama yang menjamu tamu, manusia pertama yang berkhitan, manusia pertama yang memotong kumisnya, manusia pertama yang melihat ubannya. Nabi Ibrahim AS berkata, “Ya Rabb, apakah ini?” Allah SWT berfirman, “Kewibawaan wahai Ibrahim.”

No More Posts Available.

No more pages to load.