Kenapa Uban Tidak Boleh Dicabut Menurut Islam? Ini Alasannya

oleh -101 views

Islam melarang muslim untuk mencabut uban atau rambut putih pada seseorang. Lantas, mengapa uban tidak boleh dicabut?

Mengutip buku Ensiklopedi Adab Islam Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah 2 karya Abdul Aziz bin Fathi as-Sayyid Nada terjemahan Abu Ihsan Al-Atsari, Nabi SAW melarang muslim mencabut uban yang tumbuh di kepala atau di jenggotnya.

Sebab, uban atau rambut putih tersebut akan dicatat sebagai satu kebaikan dan dihapuskan satu dosa. Hal ini sebagaimana yang diterangkan dalam sebuah hadits yang disabdakan Rasulullah SAW:

لَا تَنْتِفُوا الشَّيْبَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَشِيبُ شَيْبَةٌ فِي الْإِسْلَامِ إِلَّا كَانَتْ لَهُ نُورًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ، إِلَّا كَتَبَ اللَّهُ لَّهُ بِهَا حَسَنَةٌ وَحَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةٌ

Baca Juga  Italia Umumkan Skuad Sementara untuk Euro 2024

Artinya: “Janganlah kalian mencabut uban. Tidaklah seorang muslim tumbuh satu helai uban di dalam Islam kecuali akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat, Allah akan mencatat baginya dengan satu uban satu kebaikan, atau Dia akan menghapus darinya satu dosa.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Tidak mencabut uban berarti menjalankan teladan dari Rasulullah SAW. Selain itu Ibnu Al-Arabi menjelaskan di dalam buku Adab Berpakaian dan Berhias (Fikih Berhias) karya Syekh Abdul Wahab Abdussalam Thawilah, dilarang untuk mencabut uban karena mencabutnya sama dengan mengubah ciptaan Allah SWT yang asli. Bahkan, jumhur ulama juga menghukumi makruh untuk perkara mencabut uban.

No More Posts Available.

No more pages to load.