Jangan Terjebak Euforia
Meski demikian, Kaidel mengingatkan agar capaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi administratif atau simbol seremonial semata. Tantangan perlindungan anak, peningkatan kualitas pendidikan, akses layanan kesehatan, hingga pencegahan kekerasan terhadap anak masih membutuhkan kerja serius dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini harus menjadi pengingat bahwa tanggung jawab kita belum selesai. Kita harus tetap semangat membangun negeri, membangun generasi,” tegasnya.
Harapan ke Depan
Dengan diraihnya penghargaan Outstanding Child Friendly District, Kabupaten Kepulauan Aru kini memikul harapan besar untuk menjaga konsistensi kebijakan ramah anak sekaligus meningkatkan kualitas implementasi di lapangan.
Penghargaan ini diharapkan tidak berhenti sebagai plakat, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak dan keluarga di seluruh pelosok Kepulauan Aru, sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi masa depan yang sehat, aman, dan berdaya. (Maichel Koipuy)
Simak berita dan artikel terbaru di: WhatsApp Channel porostimur.com









